Minggu, 16 Oktober 2011

Makalah Ilmu Gizi Mineral

Mineral
1. Pengertian Mineral adalah zat organik yag diperlukan tubuh dalam jumlah kecil untuk membantu reaksi fungsional tubuh, misalnya untuk memlihara keteraturan metabolism. Kurang lebih 4% dari berat tubuh manusia terdiri atas mineral. Mineral dikelompokkan menjadi 2 bagian :
a. Mayor Mineral (Makro Mineral atau Makro Nutrition Element) Jumlah yang diperlukan tubuh dari mineral jenis ini adalah lebih dari 100 mg/hari, diantaranya : Kalsium (Ca), Fosfor (P), Kalium (K), Magnesium (Mg), Sulfur (S), Sodium/Natrium (Na), Klorida (Cl). Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh, lebih dari 99% kalsium terdpat dalam tulang, sedangkan Fosfor mineral keduaterbanyak, yakni 85% terdapat dalam tulang. Mineral jenis ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk garam mineral, seperti nasi (garam meja), yang apabila dilarutkan kedalam airakan terurai menjadi beberapa komponen. NaCl sendiri akan terurai menjadi ion - ion Na+ dan Cl- yang disebut elektrolit.
b. Trace Mineral (Mikromineral atau Mikronutrition Element) Jumlah yang diperlukan tubuh dari jenis mineral jenis ini kurang dari 100 mg/hari. Termasuk mineral jenis ini anatara lain zat besi (Fe), Tembaga (Cu), Seng (Mn), Yodium (J), dan Flucride(F). zat - zat tersebut merupakan komponen penting dari struktur tulang, jaringan ikat, hemoglobin, hormone dan enzim.
2. Fungsi Mineral
Secara Umum
a. Menyediakan bahan sebagai komponen penyusun tulang dan gigi
b. Membantu fungsi organ, memelihara irama jantung, kontraksi otot, reduksi syaraf dan keseimbangan asam basa.
c. Memelihara keteraturan metabolisme seluler.
Bahan Makanan Sumber Mineral Mineral Bahan Makanan Sumber Fungsi Na : Sodium (Natrium) Garam meja, keju, daging, ikan dan additive. Transmisi neoremuscular, kondisi syaraf, keseimbangan asam basa. K : Potasium (Kalium) Daging, susu, sayuran, sereal, kacang, buah segar. Transmisi neoremuscular, kondisi syaraf, keseimbangan asam basa. Ca : Kalsium Susu, keju, kacang, sayuran hijau, roti, ikan kecil yang bisa dimakan tulangnya. Struktur tulang / gigi, konduksi, pembekuan darah. Mg : Magnesium Sayuran hijau, daging, produk susu, sereal, daging, ikan. Transmisi neuromuscular, pembentukan tulang, reaksi enzim, metabolisme enzim. P : Fosfor (Phosporus) Beras, sereal, daging, susu, sayuran hijau. Pembentukan tulang, metabolisme enzim. Fe : Zat besi (Iron) Kacang / biji – bijian, organ, daging merah. Pembentukan hemoglobin. Zn : Seng (Zink) Daging, seafood, sayuran Pembentukan enzim Cu : Tembaga (Copper) Kerang, kepiting, daging, kacang, coklat. Pembentukan enzim J : Yodium (Iodin) Seafood, telur, produk susu. Fungsi kelenjar tiroid F : Fluoride Seafood, air teh. Struktur gigi. Mn : Manganese Kacang, buah keriug, sereal atau beras, teh. Pembentukan enzim Cr : Chromium Daging dan produk susu, telur. Metabolism insulin dan glukosa Se : Selenium Seafood, daging, beras. Antioksidan (membran), transfer electron.
3. Kelebihan dan Kekurangan Mineral
a. Kelebihan Mineral dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan keracunan. Dampak buruk kelebihan dan kekuranganmineral dan vitamin. Kekurangan mineraldan vitamin pada anak anda tentu sangat merisaukan, selain dampak negatifbagi tumbuh kembang dan menggangu kesehatan anak, tapi kelebihan mineral anda juga harus lebih waspada karena tidak baik bagi kesehatan anak. Menurut berbagai hasil penelitian, aneka mineral memberi efek nyata dalam melindungi sel - sel tubuh, terutama sel - sel otak dari berbagai penyebab kerusakan yang akan menurunkan funsi - fungsinya. Berdasarkan hal – hal itu, ahli gizi Dr. Moesijanti Yudiarti Endang Soekarti B.S.C. MCM mengingatkan orang tua agar memperkenalkan makanan dengan menu seimbang kepada anak sejak dini. Kalau sampai tubuh kekurangan zat - zat penting metabolism akan terhambat yang selanjutnya dapat mengakibatkan persoalan kesehatan. Sumber : Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi. UPI. 1998

Tidak ada komentar:

Posting Komentar